Hampir semua peserta pengajian online pagi ini tidak ada yang saya kenal. Semua wajah baru. Baru tapi tidak baru. Sebab dari keriput wajah dan uban, mereka jelas cukup berusia.
Tersadar, mereka yang berada di balik layar bukan merupakan kader aktif PII, melainkan para alumni. Ya, ini pengajian online tadi pagi diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PP KBPII).
Namun, usia tidak menghalangi antusiasme mereka. Ketika saya tutup presentasi, lalu saya lihat jam di ponsel tepat menunjukkan 07:00 WIB, kebetulan yang tak terduga, banyak peserta tertarik bertanya.
Ternyata kecintaan pada ilmu, yang dibentuk sejak muda dalam kaderisasi PII, begitu membekas di hati mereka. Bertahun-tahun saya melihat kegairahan intelektual dalam wajah bocah-bocah PII. Ternyata yang beruban di kepala dan berkeriput di wajahnya pun sama saja.
Kaderisasi di PII tidak lepas dari sang “Master of Training” Utomo Dananjaya. Saya mengenal sosok yang akrab disapa “Mas” Tom sebagai seorang kakek yang berusia lebih dari 70 tahun, tapi tidak pernah tua. Seperti mereka.