APAKAH KETIADAAN ITU ADA?
IMPLIKASI KETIADAAN AKSIOMA HIMPUNAN KOSONG
Pertanyaan apakah “ketiadaan” (non-existence), yang direpresentasikan secara matematis sebagai himpunan kosong, memiliki keberadaan, merupakan persimpangan filosofis yang fundamental. Untuk memahaminya, kita harus meninjau dua aliran epistemologis utama: idealisme Plato dan empirisme Aristoteles.
Secara esensial, eksistensi ketiadaan ini harus diterima secara aksiomatik, dan menolak aksioma tersebut akan menghancurkan fondasi pengetahuan modern.
I. ALIRAN EPISTEMOLOGIS: KETIADAAN DI MATA PLATO DAN ARISTOTELES
Plato dan Aristoteles memberikan arah yang berbeda mengenai asal-usul pengetahuan, yang memengaruhi pandangan mereka terhadap entitas abstrak seperti ketiadaan.